Sultan Buton Ke-41: Jaga Netralitas, Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden
BAUBAU, Rubruksultra.com – Pimpinan Tertinggi Lembaga Adat Kesultanan Buton, PYM Sultan Buton Ke-41, Ir. LM. Syamsu Qamar, M.T., IPU., menegaskan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah kendali Presiden Republik Indonesia.
Sikap ini dinilai sangat krusial demi menjaga stabilitas keamanan, profesionalisme, serta netralitas Polri dalam sistem ketatanegaraan, terutama dalam mengawal tatanan adat dan sosial di daerah.
Menurut PYM Sultan Buton, posisi Polri yang saat ini bertanggung jawab langsung kepada Presiden sudah sangat ideal dan sesuai dengan kebutuhan penanganan keamanan nasional, termasuk dalam menjaga kondusivitas di wilayah eks-Kesultanan Buton.
“Garis komando Polri yang langsung ke Presiden membuat koordinasi keamanan berjalan lebih cepat dan efektif. Ini penting agar penanganan persoalan strategis di daerah tidak terhambat oleh birokrasi yang panjang,” ujar Ir. LM. Syamsu Qamar, Kamis 29 Januari 2026.
Beliau menilai, jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, terdapat risiko besar munculnya ego sektoral serta terbukanya ruang bagi intervensi politik praktis dalam penegakan hukum.
“Polri harus tetap netral dan berdiri di atas semua golongan. Jangan sampai penegakan hukum dipengaruhi kepentingan sektoral atau politik tertentu. Sebagai simbol pemersatu masyarakat adat, kami mendukung penuh Polri tetap berada langsung di bawah Presiden,” tegasnya.
PYM Sultan Buton Ke-41 menjelaskan bahwa keberadaan Polri di bawah Presiden memberikan keuntungan strategis, seperti percepatan respons saat krisis dan jaminan stabilitas keamanan nasional hingga ke pelosok daerah. Struktur komando yang ringkas juga mempermudah koordinasi lintas sektor, baik dengan masyarakat adat, pemerintah daerah, maupun TNI.
Melalui pernyataan ini, Kesultanan Buton berharap sinergitas antara Polres Baubau dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
“Sinergi yang solid adalah kunci, terutama dalam menghadapi agenda-agenda besar daerah ke depan. Stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Buton,” pungkas Ir. LM. Syamsu Qamar.